Desa Paling Indah di Dunia Ada di Sumatera Barat Indonesia

Sumber : www.beritanagari.com

Tahukah anda, di Sumatera Barat ada Desa atau Nagari paling indah di dunia? Namanya Nagari Pariangan yang berlokasi di Tanah Datar, Sumatera Barat. Nagari di tanah Minangkabau ini dinobatkan sebagai salah satu desa paling indah di dunia akhir 2012. Belum banyak orang Indonesia yang tahu, namun para turis sudah mulai menyadari keberadaan desa nan indah ini terbukti dari meningkatnya kunjungan wisatawan mancanegara terlebih saat event internasional tahunan di Sumatera Barat, Tour de Singkarak.

Desa Pariangan termasuk dalam daftar lima desa terindah di dunia versi Budget Travel disandingkan dengan empat desa lainnya yaitu Desa Wengen di Swiss, Eze di Prancis, Niagara on the Lake di Kanada, dan Cesky Krumlov di Ceko.

Sumber : https://backpackerjakarta.com/tag/nagari-pariangan/

 

Pariangan merupakan nagari atau desa tertua di Minangkabau dan berada tepat di lereng Gunung Marapi. Nagari ini berjarak sekitar 15 kilometer dari kota Batusangkar Tanah Datar, memiliki luas 17,92 km persegi yang dihuni sekitar 6.479 jiwa.  Pariangan tidak hanya menyuguhkan pemandangan indah mempesona, tapi juga memiliki suasana tenang dan udara yang sejuk karena berada di ketinggian 500 hingga 700 meter di atas permukaan laut

Ketika mengunjungi nagari ini, wisatawan akan disuguhi pemandangan indah serta budaya dan arsitektur bangunan yang masih terjaga hingga hari ini. Hal ini karena sebagian besar warga di Pariangan masih menggunakan bangunan tradisional Minangkabau, yakni rumah gadang. Banyak diantaranya bahkan sudah berusia ratusan tahun.

Selain bangunan yang tua dan kaya akan nilai budaya, desa Pariangan juga memiliki Masjid Ishlah yang merupakan masjid tertua di ranah Minang. Masjid ini bergaya arsitektur Dongson ala dataran tinggi Tibet.Keberadaan masjid beserta aktivitasnya menambah kaya warisan budaya Pariangan.

Sumber : www.liputan6.com

Ketika mengunjungi desa terindah di dunia ini, pada awal memasuki desa, wisatawan akan disuguhi pemandangan perkebunan jagung dan beberapa tanaman lain. Pengunjung harus berjalan kaki beberapa menit sebelum tiba di pemukiman. Layaknya kawasan pedesaan, pemukiman di Pariangan tidak terlalu padat, sehingga pengunjung bisa dengan leluasa menikmati suasana desa.Saat menuju puncak desa, wisatawan akan disuguhkan pemandangan sawah dan gunung yang menjulang tinggi.

Sumber : www.kumparan .com

Nagari Pariangan sendiri merupakan nagari asal suku Minangkabau. Oleh masyarakat disebut ‘Tampuk Tangkai Alam Minangkabau’, yang artinya dipercaya sebagai tempat pertama munculnya kehidupan di Alam Minangkabau, ratusan tahun silam.

Meskipun berusia ratusan tahun, hingga kini masyarakat dan Pemerintah Daerah setempat dapat mempertahankan warisan budaya leluhur. Hal ini dibuktikan dengan kearifan lokal yang masih terus terjaga hingga sekarang. Selain itu desa terindah di dunia ini juga menyimpan potensi wisata lainnya yang tak boleh dilewatkan, seperti air terjun Najun dan lasuang gadang.

Bagi Anda yang tertarik untuk mengunjungi desa ini, Nagari Pariangan terletak di tepi jalan yang menghubungkan kota Batusangkar dan Padang Panjang. Dari kota Padang, Anda bisa menggunakan bus, mobil travel ataupun mobil pribadi dengan waktu tempuh sekitar dua jam. Sementara, dari Batusangkar, Nagari Pariangan bisa dikunjungi dengan bus, minibus atau ojek hanya dengan waktu berkisar 20 menit.