Kota Padang Panjang Raih WTP ke-6

Wako H Fadly Amran: Harus Dipertahankan dan Ditingkatkan

 

PADANG PANJANG, METRO

Pemerintah Kota (Pemko) Padang Panjang kembali raih prestasi nasional, dibawah Pimpinan Walikota Fadly Amran, Pemko setempat berhasil memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kota Padang Panjang Tahun Anggaran (TA) 2021 dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI). Dirahnya opini WTP tersebut, Pemerintah Kota Padang Panjang telah berhasil menyelenggarakan prinsip akuntansi yang berlaku umum dengan baik. Sementara penyerahan penghargaan WTP atas LKPD Pemko Padang Panjang tersebut diberikan langsung oleh Kepala BPK RI Perwakilan Sumatera Barat (Sumbar).

WTP tahun ini, merupakan WTP keenam kalinya secara berturut-turut, Kota Padang Panjang kembali mendapatkan predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) berdasarkan hasil pemeriksaan BPK Perwakilan Provinsi Sumbar yang telah dilakukan beberapa waktu lalu. Penghargaan WTP tersebut diserahkan Kepala Kantor Perwakilan BPK Republik Indonesia  Wilayah Sumbar, Yusna Dewi, SE,Msi,Ak kepada Walikota H Fadly Amran, BBA Datuak Paduko Malano bersama Ketua DPRD, Mardiansyah, A.Md. keberhasilan Pemko Padang Panjang meraih prestasi WTP berdasarkan pengelolaan keuangan negara pada situasi pandemi Covid-19 itu, merupakan sebuah prestasi cukup luar biasa. Pasalnya selama pandemi itu kerap terjadi pengalihan alokasi anggaran untuk dana Covid-19 serta pemberian bantuan tunai kepada masyarakat. Wako Fadly mengucapakn terima kasih kepada BPK yang sudah mengapresaiasi kinerja dari Pemerintah Kota Padang Panjang.

“Pencapaian WTP ini merupakan yang keenam kalinya kita dapat. Mudah-mudahan di tahun depan kita bisa mendapatkan yang ketujuh. Mudah-mudahan ini bisa menjadi target jangka panjang kita untuk sepenuhnya bermanfaat bagi masyarakat banyak,” ungkap Fadly. Disebutkan Fadly, kesuksesan Pemko ini merupakan prestasi bersama. “Iniharus dipertahankan terus. Jika dapat, kedepannya lebih ditingkatkan lagi agar prestasi lebih tinggi dapat dicapai,” ujar Fadly.

Sementara itu, Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah, Dr Winarno, ME juga mengucapkan terima kasih atas kerja sama tim dalam pemyusunan laporan keuangan. Baik itu tim pengelola keuangan maupun dari OPD dan juga inspektorat. “Kita sudah mendapatkan opini WTP untuk penyusunan laporan laporan keuangan tahun 2020. Dan saat ini kita kembali menerima piagam penghargaan WTP. Pencapaian WTP dari Kementrian Keuangan. Ini merupakan yang keenam kalinya kita mendapatkan opini WTP berturut-turut,” terangnya.

Namun demikian, katanya, untuk ke depan perlu menetapkan rencana-rencana strategis untuk penyusunan laporan keuangan ini. Diantaranya menindaklanjuti temuan-temuan BPK tahun sebelumnya. “Jadi, temuan-temuan BPK kita tindaklanjuti. Kita clear-kan sehingga tidak ada lagi temua berulang. Kemudian, kita upayakan mempercepat penyelesaian masalah aset daerah. Ini yang menjadi temuan BPK dalam setiap tahunnya,” pungkasnya. Disampaikan Wianarno lagi, WTP untuk keenam ini semacam cambuk atau motivasi untuk meningkatkan kinerja sesuai yang diamanatkan negara dan masyarakat. Memang, disektor sistem pengelolaan keuangan negara, bagian keuangan dituntut ekstra hati-hati dalam bekerja.

“Alhamdulillah berkat koordinasi yang baik antar OPD sistem pengelolaan keuangan kita dapat berjalan baik sesuai aturan,” terang Winarno. Saat penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) LKPD Tahun 2021 itu, Wako Fadly dan Ketua Mardiansyah turut didampingi Sekretaris Daerah, Sony Budaya Putra, AP, M.Si, Inspektur , Dr Syahril, M.H dan Winarno. (adv)

Selengkapnya unduh disini