MODUS KORUPSI DALAM “PROGRAM PENYELAMATAN BETINA PRODUKTIF SOLOK SELATAN”

Salam

Saya adalah salah seorang warga solok selatan dan saya sangat prihatin dengan berbagai korupsi, salah satunya dibidang peternakan, dinas pertanian, peternakan dan perikanan solok selatan.
Dalam tahun 2011 solok selatan mendapat alokasi dana sejumlah 800 juta rupiah dari APBN untuk program pemberian insentif kepada petani bagi yang memiliki sapi betina yang bunting 5 bulan keatas yang disalurkan melalui 4 kelompok tani, namun dalam prakteknya petani dipaksa menandatangani kwitansi sebesar 500 ribu rupiah, dan uang yang dibayarkan antara 300 sampai 400 ribu rupiah, dengan alasan untuk operasional petugasdan kelompok, (padahl dari total dana telah dianggarkan 20% untuk operasional dan penunjang).modus lainnya adalah petugas memotong langsung uang yang akan diberikan ke petani dengan alasan biaya pengobatan , padahal tindakan pengobatan, setahu saya tidak perlu diberikan pada sapi yang akan diberi kan insentif(apalagi petugas tersebut telah diberikan operasional dan memakai obat dinas), akibat kejadian ini telah menimbulkan kericuhan ditengah masyarakat, mulai dari kecamatan kotoparik gadang diateh, sungai apgu pauh duo sangir, dan kecamatan lainnya).disolok selatan kegiatan ini langsung dibawah tanggungjawab kepala bidang peternakan
thanks