BPK RI Pantau Kualitas Pendidikan Dasar di Payakumbuh

Payakumbuh-Singgalang

Sebagai salah satu daerah pendidikan terbaik di Sumatera Barat, Kota Payakumbuh menjadi sorotan berbagai pihak. Tidak terkecuali Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sumbar, yang akan melihat kinerja Pemko setempat dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di kota itu. Badan auditor itu akan berada di Payakumbuh selama 20 hari ke depan.

Ketua Tim BPK RI Perwakilan Sumbar Ibnu Gautama Sugiarto, menyampaikan hal itu, saat berdialog dengan Wakil Walikota Payakumbuh Erwin Yunaz, di ruang kerjanya, Rabu (24/07).

“Payakumbuh ini jika kita lihat dari data merupakan salah satu kota yang prestasi pendidikannya cukup bagus. Namun demikian, kita tidak langsung percaya begitu saja. Kita akan lihat kualitas tersebut selama 20 hari kedepan bersama tim yang telah kita bentuk,” ujar Ibnu.

Menurutnya, dengan prestasi cukup baik yang sejauh ini mampu dicatatkan dunia pendidikan di Payakumbuh, pihaknya akan melihat sejauh mana peranan Pemko dalam peningkatan kualitas pembelajaran pada SD dan SMP dalam rangka wajib belajar 9 tahun.

“Ini kita ingin melihat kinerja pendidikan di lingkungan Pemko Payakumbuh, mulai hari ini sampai dengan  20 hari ke depan kita akan berada disini untuk memantau,” tambahnya.

Menanggapi hal itu, Wakil Walikota Erwin Yunaz, mengaku, Pemko Payakumbuh melalui dinas terkait memang sudah menyusun manajemen pendidikan di daerahnya ini sedemikian rupa.

“Tujuannya tentu agar pendidikan di Kota Randang ini menjadi rujukan untuk daerah-daerah lain. Sehingga daerah itu bisa datang untuk belajar bagaimana mengelola sistem pendidikan yang inovatif di Payakumbuh ini,” ucap Erwin.

Orang nomor dua di Kota Payakumbuh itu, menerangkan, untuk memastikan sistem pengelolaan pendidikan di daerahnya bisa lebih baik dan mampu bersaing dengan daerah lain, pihaknya sudah menyediakan anggaran melalui Dinaas Pendidikan (Disdik).

“Dengan itu kita akan mendapatkan hasil anak-anak didik yang berprestasi di masa yang akan datang. Karena sokongan dana untuk pendidikan ini sangat perlu diberikan,” pungkasnya. (207)

Selengkapnya…