Dibahas, Defisit APBD Perubahan Turun jadi Rp22,662 Miliar

Sawahlunto – Singgalang

Defisit APBD Sawahlunto di perubahan 2019 turun jadi Rp22,662 miliar setelah dibahas. Sebelumnya, pemerintah kota itu mengajukan APBD perubahan pada DPRD dengan defisit Rp34,565 miliar.

“Setelah dibahas dengan DPRD, sejumlah belanja dirasionalisasi sehingga defisit dapat lebih dikurangi dari perkiraan semula,” kata Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Sawahlunto, Buyung Lapau kepada Singgalang, Selasa (30/7).

Ia mengatakan, belanja daerah disepakati sebesar Rp687,863 miliar. Belanja tidak langsung Rp327,116 miliar. Sedangkan belanja langsung Rp360,746 miliar. Defisit disepakati dengan DPRD sebesar Rp22,662 miliar.

Kepala BPKAD mengemukakan, nantinya defisit akan ditutupi dari penerimaan pembiayaan. Direncanakan penerimaan pembiayaan di APBD Perubahan akan mampu menutupi defisit, meski sudah disisihkan pengeluaran pembiayaan.

Lebih jauh dikemukakannya, penerimaan pembiayaan di APBD Perubahan 2019, sebesar Rp31,349 miliar. Sedangkan pengeluaran pembiayaan Rp8,687 miliar. Perhitungannya, dapat menutupi defisit Rp22,662 miliar lebih. Sedangkan pendapatan daerah disepakati Rp665,200 miliar. “Komposisi pendapatan daerah terbesar bagi kita di Sawahlunto tetap berasal dari dana perimbangan, yakni Rp522,245 miliar,” ujar Buyung Lapau.

Selengkapnya…